don't get used to blame others for what you did
Selasa, 02 Agustus 2011
hanya sebuah tulisan dari hati part2 *part1 ada d tumblr*
Hidup g bisa ditebak. Terkadang baik terkadang buruk. Keberuntungan tidak selalu berpihak pada setiap orang. Terkadang,orang terkaya atau terpintar sekalipun tidak memiliki keberuntungan seperti orang-orang biasa. Mereka yang hidup serba pas-pasan, bahkan mungkin dibawah sederhana,memiliki keberuntungan yg jauh lebih lebih banyak dari orang-orang d atas mereka. Tetapi keberuntungan itu belum saatnya berpihak kepada mereka.
Mereka yang tinggal di kolong jembatan,terlihat lebih bahagia daripada mereka yang hidup mewah di ‘istana’nya. Anak-anak pengamen jalanan tertawa lebih riang disbanding anak-anak yg terlahir kaya dirumah mereka. Bocah-bocah itu hidup tanpa beban seolah-olah hidup mereka baik-baik saja. Tapi kita tidak tau apa yang sebenarnya mereka rasakan. Hidup susah,makan susah,tidur susah. Mereka harus bekerja dibawah terik matahari setiap hari,setiap saat. Makan, entah mereka bisa makan setiap hari atau tidak. Tidur pun mereka tidak menentu. Jika nasib mereka beruntung, mereka bisa menetap disatu tempat tanpa cemas di ‘ganggu’ oleh satpol pp atau kamtib. Jika temopat tinggal mereka sudah di ganggu, mereka bingung harus tidur dimana. Hanya sekedar untuk tidur pun mereka kesusahan. Bayangkan, apalagi untuk hal-hal yang lain?
Mereka terus-terusan berkutat dengan debu jalan setiap harinya. Mereka tidak peduli dengan penampilan mereka. Mereka hanya peduli bagaimana mereka hidup untuk hari-hari berikutnya. ‘hari ini bisa makan saja sudah bersyukur’ pikir mereka. Apapun mereka lakukan demi sesuap nasi untuk diri mereka sendiri, atau mungkin untuk orang tua mereka yg sudah renta yg tak sanggup bekerja lagi.
Aneh rasanya jika bocah-bocah dibawah umur seperti mereka harus banting tulang menghidup keluarganya. Ya mungkin memang orang tua mereka tidak sanggup bekerja lagi. Adapula orangtua yang memang sengaja memperkerjakan anak-anak mereka. Orangtua yang malas untuk bekerja dan hanya berpangku tangan menunggu hasil keringat anak-anak mereka.
Kejam. Yap hidup memang KEJAM ! tapi apa yg bisa mereka lakukan?menangis meratapi nasibn?atau terus-terusan berdoa menunggun hujan uang mendatangi mereka?percuma mereka melakukannya. Mereka hanya bisa menerima apa yang sudah menjadi jalan takdirnya. ‘sebernarnya, kalau bisa meminta, saya tidak ingin dilahirkan seperti ini’ ujarnya.
Berbeda dengan kehidupan si anak kaya yang bisa hidup tanpa beban didiri mereka. Mereka hanya tinggal meminta k orang tua mereka dan voila, semua sudah ada ditangan mereka. Tidak usah susah bekerja mereka sudah bisa mendapatkan segalanya.
Hidup memang tidak adil. Tidak ada yang tahu apa yang direncanakan olehNya. Tidak ada yang tau apa yg sudah dibuatNya untuk kita para hambaNya. Kita hanya bisa menjalani apa yg sudah ada. Jika kita pintar, kita bisa mengubah jalan takdir kita yang buruk ke yang lebih baik dengan jalan kita sendiri dan tentunya dengan ridho dariNya.
-rina nurlina-
Diposting oleh Rina Nurlina di 02.57 0 komentar
Senin, 01 Agustus 2011
happy fasting
taqabalallahu minna waminkum
minal iadzin wal faidzin
mohon maaf lahir batin
semoga puasa kita lancar ,amin
jaga hati,mata,telinga,mulut
Diposting oleh Rina Nurlina di 14.58 0 komentar
augustwish
be nice month for me please
puasa lancar sampe hari kemenangan nanti
ipk keluar dgn hasil memuaskan sesuain keinginan
menjadi pribadi yg lebih baik lagi :)
Diposting oleh Rina Nurlina di 14.57 0 komentar